kuceritakan pada dunia

Selamat jalan Kiki …

Posted by: pam on: 27 Februari, 2009

kematianAku meletakkan telepon dengan gemetar. Aku masih berharap bahwa kabar itu tidak benar. Aku malah masih menunggu Rosa menelepon lagi dan mengatakan bahwa dia cuma bercanda. Tapi tidak. Kabar kematian itu benar adanya.

Aku menangis dalam diam. Dengan dada yang tiba-tiba terasa berat.

Selamat jalan Kiki …

***

Kiki adalah anak tetangga kami di ujung gang. Anak perempuan berbadan tegap dengan penampilan tomboy. Cantik. Tidak banyak anak seusia dia di gang kami. Hanya dia dan Angga. Tidak heran kami sering menjodoh-jodohkan dia dengan Angga. Tidak jarang kami menggoda Angga, bahwa Kiki titip salam. Angga hanya tertawa mendengarnya.

Ketika kemudian Angga masuk ke Seminari, kadang-kadang Kiki menanyakan kapan Angga pulang. Tetapi setiap kali Angga pulang, bahkan dia tidak pernah menyapa Angga. Paling hanya lewat depan rumah dan sesekali melihat ke arah rumah kami.

Katanya (ibunya pernah bercerita) beberapa kali dia berpapasan dengan Angga di jalan. Mau menyapa selalu gak jadi. Malu katanya. Takut nanti Angganya cuek. Duuh …

Dan kalau ketemu aku, seringkali dia menyapaku dengan wajah malu-malu. Bapak Detha mau ke mana? Pertanyaan standar yang selalu dikatakan ketika kami bertemu. Tidak akan pernah lagi aku mendengar pertanyaan itu dari kamu, Ki.

***

Masih teringat dengan jelas kejadian hari itu. Kiki naik motor tanpa helm dan berhenti di jalur kiri dengan ragu. Padahal lampunya jelas memberi tanda bahwa dia akan membelok ke kanan. Pasti dia ragu. Pertigaan itu memang cukup ramai. Aku berhenti di belakangnya dan memberikan tanda untuk dia segera maju dan membelok ke kanan. Mungkin dia tidak mengenaliku. Tapi toh dia mengambil ke kanan dan meneruskan perjalanan. Terlihat kikuk di antara kendaraan dan angkot yang memang cukup banyak hari itu. Dan dia melaju. Agak terlalu cepat menurutku.

Sempat kami ke ceritakan ke ibunya mengenai kejadian hari itu. Dan menitip pesan supaya dia lebih berhati-hati dan tidak ngebut. Terlalu berbahaya. Apalagi – seperti kebanyakan remaja seusia dia – selalu naik motor tanpa pelindung kepala. Padahal helm terlihat jelas tergantung di motornya.

Aku tidak pernah menyangka bahwa dia harus kembali ke pangkuan Illahi dalam usia semuda itu. Kabar yang aku terima pagi ini, dia meninggal karena tabrakan. Di kelokan jalan itu. Aku belum jelas benar apa yang terjadi, karena Rosa meneleponku dengan tersedu.

Sekali lagi … selamat jalan Kiki.

9 Tanggapan ke "Selamat jalan Kiki …"

Semoga damai menyertainya..

Terlepas dari cerita sedih di atas.. pak de sungguh benar2 membawa saya ikut merasakan mengenal kiki dengan alur cerita singkat nan bermakna.. thx god for creating u.. a man who cares to other ppl…

# Update kang.#
Ternyata kecelakaan terjadi karena Kiki ingin mendahului angkot di sebuah tikungan zigzag setelah lewat kantor kelurahan itu kang. Hanya saja spionnya nyangkut di angkot dan karena kecepatan cukup tinggi, motornya terjatuh dan dia terlempar.

Helm full-face yang dipakainya terpental dan kepalanya (sepertinya) langsung membentur jalanan.

Nice advice..

Turut berduka, walau saya kenal kiki sekadar dari kisah Pak Yus.
Saya jadi ingat tetangga saya yang “sekeluarga” naik motor berboncengan dan sekeluarga juga masuk rumah sakit karena ditabrak motor lain…

Motor memang moda transportasi yang dianggap tidak aman bahkan oleh masyarakat di negara2 penghasil motor seperti jepang.

Makanya penjualan motor dilakukan di negara2 “berkembang” seperti RI :(

@ pak mammad & mas anang : semoga (setidaknya) kita bisa mengambil pelajaran dari kejadian ini.

saya setuju pak, tetap ada hikmah buat kita semua dibalik musibah tersebut

waspada memang perlu, hati-hati saja masih bisa celaka ….tapi jangan lupa pada intinya semua sudah kehendak-Nya..

segala sst mmg udah ada yang punya jd pasti kembali ke pemilikNya.cuma aku sendiri sekarang lg sedih banget .guru ,sahabat, ayah sekaligus kekasih udah diambil yang puNya.mau ancur saking sdih juga bliau pasti g kembali karena Allah sangat mencintai bliau dan kasih sayang Allah tercurah untuk bliau sekarang ini……..

betul pam, mereka akan menjadi dan semakin berarti di kehidupan kita setelah mereka betul-betul sudah tidak bersama dalam satu alam……

getir memang, tapi demikianlah…..

Tinggalkan Balasan

Arsip

RSS Cinta Bening

  • Mari, Kuantar Kau Ke Alam Mimpi 5 November, 2009
    Malam ini aa pulang dengan wajah dan tubuh bagai tanaman yang tidak tersentuh air selama seminggu. Cepat-cepat kusambut tas kerja dan paper bag yang berisi kotak makan yang kusiapkan tadi pagi. “Capek banget, dik,” bisiknya lemah. Aku aku mengangguk dan tersenyum berempati. Tanpa banyak bicara, aku meraih bahu Aa dan langsung membuka satu demi sa […]
    morning dew
  • No Words 30 September, 2009
    Ternyata, membaca tulisan kita di pajang dan diapresiasi oleh orang lain rasanya gimanaaa gitu . Aku merasakan hal ini ketika menemukan tautan dari sini : http://miumiupapaw.blogspot.com/2009/08/no-words.html Butuh waktu beberapa detik untuk membaca beberapa paragraf hingga akhir agar sepenuhnya menyadari bahwa tulisan dikutip dari blogku. Rasanya seperti me […]
    morning dew

RSS Joernal Inne

  • 100% Dianggap Buku Puisi - Sampul depan & belakang
  • Balikpapan #1
    apa yang ingin kukenang tentangmusegalanyajalanjalan kota yang bertabur bersihgang menuju gang lainnyabukitbukit bersemak rumah dan sekolahjendela laut di sepanjang kotapekerjapekerja berbahasa Bugis dan Jawaapa yang ingin kukenang tentangmutak adakau bukan kenangan ketika aku ingin selalu tetap sejantungduren sawit-mal ambasador, 01 November 2009

RSS Buku Harianku

  • Aku pikir aku sedang tidak bisa berpikir 28 Oktober, 2009
    Kadang seringkali aku ada pada satu kondisi, dimana aku berpikir bahwa pada saat itu aku sedang tidak bisa berpikir. Terlalu banyak yang harus aku pikirkan sehingga membuatku tiba-tiba menyadari bahwa aku justru tidak berpikir apa-apa. Seperti beberapa hari terakhir ini. Banyaknya masalah yang harus aku hadapi secara bersamaan - membuat aku sama-sekali tidak […]
    pam
  • Aku menunggumu … 21 Oktober, 2009
    Untuk kesekian kali, aku tidak berhasil menemuinya. Biasanya setiap hari Rabu sore, dia selalu nongol. Tidak langsung menyapa, tetapi sibuk dengan agendanya sendiri. Dan aku hanya bisa diam menunggu, tanpa berani menyapa duluan. Takut mengganggu. Minggu kemarin, ketika aku pulang cepat karena menengok anak seorang teman yang dirawat di RS, dia ternyata muncu […]
    pam

RSS Yuk Nulis

  • Doa Ulang Tahun Buat Ayah 9 November, 2009
    Mungkin dia bukan Suami yang baik Dia tidak romantis dan tidak pernah merayu Dia lebih penuh perhatian pada urusan kantor Dia bisa menunda kepentingan keluarga di atas kepentingan kantor Mungkin dia bukan Ayah yang baik Dia tidak peka dan tidak penuh perhatian Dia bukan sosok panutan yang baik Dia lebih suka lembur daripada libur Diam-diam, kami selalu berdo […]
    Lini
  • HOKINYA CINTA 9 November, 2009
    (Vinna Kurniawati) Hai, namaku Yusa, masih berumur lima belas tahun kelas 1 SMU swasta yang cukup terkenal. Aku gadis biasa saja kok, serius. Hanya saja baru beberapa minggu masuk SMU ini, hidupku jadi lebih dari biasa saja. Bukan sesuatu yang terlalu penting sih, tapi bagiku pribadi ini sudah merupakan langkah besar, langkah yang luar biasa besar. [...]
    black rabbit

Kegiatanku