kuceritakan pada dunia

Hujan ‘kan masih ada.

Posted on: 4 April, 2007

Dari siang langit Jakarta sudah mulai gelap. Mendung menggantung dan tinggal menunggu aba-aba. Untuk menangiskan hujan. Mengurangi gerah yang semakin terasa di ibukota. Membasuh tangis duka dari korban bencana. Membilas dosa yang sudah muncrat kemana-mana.

Aku membuang pandang dari balik jendela. Tetes hujan berebut mencapai bumi. Beradu cepat membagi rahmat. Semoga bisa menjadi berkat. Untuk Jakarta yang sudah (pantas) dilaknat.

Hujan ‘kan masih ada.

1 Response to "Hujan ‘kan masih ada."

Terima kasih kunjungan anda ke situs saya. Tulisan-tulisan di situs saya boleh dimasukkan ke situs anda dengan catatan anda harus memberikan dua rujukan sebagai referensi. 1. Adalah identitas penulis sebenarnya sama seperti yang saya buat di tulisan itu; 2. Link refers ke situs saya tempat tulisan itu berada. Terima kasih.
Selamat Paskah 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Blog Stats

  • 34,589 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: