kuceritakan pada dunia

Dari busway ke busway

Posted on: 4 Juli, 2007

Perjalanan ke RS Atmajaya dimulai dari halte bus way di Matraman. Yang antri dah banyak banget. Jalur Kp. Melayu – Ancol. Lalu turun di halte Senin. Masih belum tahu mau pindah jalur mana. Toh bisa tanya. Belum lagi sempat tanya, sudah terlihat ada papan petunjuknya. Jadi langsung menyusuri tangga ke halte yang di seberang. Sampai di halte ini, yang antri juga banyak banget. Belum lagi karena haltenya sempit, kami ngantri sampai di lorong/ jembatannya. Duuuh …

Hampi 15 menit menunggu busnya datang. Tapi kami belum terangkut. Bukan karena badanku yang besar sehingga tidak muat di bus, tetapi karena belumsampai giliran kami, busnya sudah penuh dan langsung jalan. Huh. Nunggu lagi. Akhirnya busberikutnya berbaik hati mengangkut kami. Tujuan halte Harmoni.

Perjalanan ke Harmoni membutuhkan waktu lebh dari 45 menit. Waakz. Bisa telat sampai Atmajaya nih.

Perjalanannya lama, karena di samping Istana, jalur busway terhalang oleh salah satu bus yang mogok. Setelah bersusah payah keluar dari jalur busway ke jalur umum (setelah 4 X lampu merah !), akhirnya kami berhasil mencapai halte Harmoni. Dan lagi-lagi kami menjumpai kerumunan calon pennumpang yang sangat banyak. Duuh pada ke mana sih orang-orang ini ya?

Kami pindah bus yang meuju ke arah Kalideres. Aku yakin bus pasati akan melewati Grogol. Akhirnya setelah 2 kali busway kami harus berdiri dan berdesak-desakan, untuk pertama kalinya kami merasakan duduk di kursi. Lumayan. Bus berangkat.

Tapi …. kok ke arah kiri ya? Lhooo .. koq arah Pasar Baru ya? Wah jangan-jangan salah naik nih. Jangan-jangan ini jalur yang menuju Pulo Gadung. Duuh. Mau turun lagi malu sama Angga. Ya sudah. Kalau emmang ternyata salah ke arah Pulo Gadung, aku putuskan untuk ke RS. Carolus saja.

Dan ternyata tidak salah. Dari Pasar Baru dia belok ke kanan dan memutari Katedral. Oalaaah. Dia muter dowang. Huh .. bikin panik aja. Tapi sekali lagi kami kena macet parah di jalan samping istana.

Tapi selanjutnya bus yang kami tumpangi melaju lancar ke arah Grogol. Nyaris tanpa berhenti-berhenti. Eh .. kok gak ada halte ya? Dan akhirnya aku melihat Citraland (kalo gak salah). Tapi … kenapa busnya gak belok ke kanan ya? Dia malah ke arah kiri. Wah bakal kelewat Grogolnya nih. Jangan-jangan gak ada halte yang deket nih. Jangan-jangan bus ini baru berhenti di Kalideres. Waakz.

Ternyata tidak. Bus berhenti di halte Jelambar. Kami langsung menuruni jembatan yang seperti biasa panjang banget. Jam 10: 50. Wuih bakalan telat nih. Dan gak mungkin lagi kami kembali ke Carolus.

Untungnya di ujung jalan itu sudah terlihat angkot warna ungu (ato merah tua ya) yang lagi nge-tem. Langsung naik setelah sebelumnya memastikan ke supir bahwa angkot ini lewat depan RS. Atmajaya. Dan akhirnya kamipun berhasil mencapai tujuan.

RS. Atmajaya.

1 Response to "Dari busway ke busway"

aku pengin sekali ngajak anak2 muterin jakarta pake trans. blom kesampaian, padahal senin depan udah sekolah, anakku masuk tk. waaaks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Blog Stats

  • 34,589 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: