kuceritakan pada dunia

Selamat pagi …

Posted on: 25 Oktober, 2007

Hari masih cukup pagi, ketika aku sudah (pura-pura) sibuk di depan komputer, ketika HP ku menggeliat-geliat di kantong bajuku. Sejenak kutinggalkan kegiatanku memeriksa web dan mail server dan melihat siapa yang pagi-pagi dah rajin menelepon.

“AC-17 calling …”

Hm .. Dari rumah. Rosa nelpon. Aku matikan panggilan itu dan langusng nelpon balik ke rumah.

“Halo … Met pagi cinta. Ada apa? Tumben … pagi-pagi dah nelpon.” Aku menyapa duluan.

“Mas. Aku mau nanya.” Degh. Pasti ada yang gak beres nih. Jangan-jangan kaos kaki kotorku nagkring lagi di atas tipi. Atau jangan-jangan celana dalam yang bekas aku pakai nyangkut di rak piring lagi?

Ternyata tidak. Tidak ada hubungannya dengan kaos kaki atau handuk basah yang lupa aku jemur. Tapi dia menanyakan hal lain. Yang lebih sulit untuk aku jelaskan.

Mengenai keuangan.

Aku paling bingung kalau sudah ditanya ini. Aku termasuk orang yang tidak terlalu rajin dan rapi dalam membuat catatan keuangan. Paling aku punya catatan tagihan – tagihan apa saja yang harus dibayar. Pinjaman ke siapaa saja yang harus sgera dilunasi. Aku tidak pernah mencatat penggunaan (pengeluaran) keuangan. Dan ketika sekarang Rosa bertanya, aku benar-benar dalam kesulitan besar untuk mengingat semua tranksaksi yang sudah lewat.

Jadinya percakapan melalui telepon itu nyaris menjadi monolog di pagi hari. Aku lebih sering diam. Sambil berpikir, apakah akan lebih baik seandainya dia tahu yang sebenarnya. Apakah memang seharusnya dia tahu juga mengenai beban keuangan yang aku hadapi setiap bulan. Dan bagaimana aku harus  memutar otak untuk bisabertahan sampai akhir bulan?

Mungkin egoku sebagai suami yang memaksaku untuk tetap diam. Aku adalah kepala keluarga. Kebutuhan pemenuhan keuangan keluarga adalah sepenuhnya tanggung jawabku. Dengan segala cara dan upaya yang aku bisa.

Aku tersadar dari diamku, ketika telepon yang aku pegang berdenging. Rupanya Rosa sudah menutup sambungan telepon. Aku perlahan meletakkan telepon kembali.

Hh … Selamat pagi.

1 Response to "Selamat pagi …"

[…] Rosa masih memendam gundah mengenai masalah kemarin. Namun tidak semestinya dia menghindar seperti ini. Menghindar tidak menyelesaikan masalah. Toh […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Blog Stats

  • 34,589 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: