kuceritakan pada dunia

Sudah dikasih obat belum?

Posted on: 26 Oktober, 2007

Tergesa aku membereskan barang bawaan dari kantor. Lalu segera mencuci muka dan membasuh kakli dan tangan yang terasa lengket semua. Langsung aku menuju kamar tidur. Aku berusaha keras untuk bisa membuka pintu tanpa menimbulkan suara. Aku menghampiri Rosa dan meneruskan niat menciumnya yang tadi sempat tertunda. Rosa hanya diam dan tidak memberikan reaksi apa-apa.

Lalu aku menuju Detha. Kepalanya panas. Aku meraba bagian perutnya. Hangat biasa. Namun di bagian kaki, khususnya di betis dan telapak kakinya, terasa panas sekali. Bau obat gosok penuh menggantung dalam kamar.

“Sudah dikasih obat belum?” Aku berbisik di telinga Rosa.
“Sudah.” jawabnya pendek.

Aku kembali menghampiri Detha, lalu aku cium pipinya. Seperti biasa dia menggeliat dan berusaha melepaskan mukanya. Pasti kena kumis. Lali aku menempelkan pipiku ke badannya. Kali ini dia diam saja. Lalu seperti biasa, tanganku terjulur ke arah kepalanya. Kali ini aku berdoa agak panjang memohon kesembuhan untukknya sebelum memberi berkat seperti biasanya.

Dengan mengendap-endap aku keluar kamar. Mengambil air dan mendinginkan terngorakanku, lalu duduk di depan meja belajar. Dan aku masih ada di situ setelah 2 jam kemudian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Blog Stats

  • 34,601 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: