kuceritakan pada dunia

Aku terpaksa menyerah.

Posted on: 18 Desember, 2007

Aku tidak tahu. Rencana apa lagi yang Tuhan sediakan untuk aku. Atau mungkin aku yang memaksakan diri untuk menjalani rencanaku sendiri? Dan mengabaikan rancanganNYA?

Entahlah. Aku sulit berpikir. Bahkan nyaris tidak bisa berpikir. Beban yang aku hadapi terasa begitu menghimpitku. Tiada ampun. Membuatku tak mampu berkutik. Aku sampai tidak berani mengharap sekedar bantuan untuk melepaskan diri.

Malam ini, aku terpaksa menyerah. Pasrah dalam kekalahan sangat menakutkan. Menghempaskanku ke pojok gelap tanpa bayang. Gulita.

Aku mencoba memandang ke depan. Sekali lagi mencoba sekedar mencari titik harapan. Yang kutemukan hanya penyesalan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Blog Stats

  • 34,589 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: