kuceritakan pada dunia

Pengendara motor

Posted on: 12 Februari, 2008

Aku masih membayangkan pak tua yang tertidur di pingir jalan itu. Betapa nyamannya dia. Betapa damai tidurnya. Mungkin karena dia tidur di depan sebuah toko yang menjual spring bed😛 Padahal tokonya sudah tutup. Hehehehe

Ketika sampai di atas jembatan Matraman, aku dikagetkan dengan sepeda motor yang menuju ke arahku. Aku melihat lampunya member tanda kalau dia mau berbelok. Dari pengalaman, aku tahu, tidak mudah untuk melakukan pengereman mendadak. Jadi aku berhenti dan memberikan kesempatan kepada pengendara itu untuk berbelok duluan.

Tapi ternyata tidak. Motor itu tetap lurus menuju ke arahku. Aku tetap diam. Ternyata dia berhenti tepat di sampingku. Pengendaranya langsung membuka helm dan menyapaku. Aku dah siap-siap. Siapa tahu orang ini bermaksud menodongku. Pdahal aku gak bawa apa-apa. Hanya novel dan sedikit catatan pekerjaan yang akan aku kerjaan di rumah.

Seraut wajah muncul. Ganteng. Ada sedikit brewok.

“Numpang tanya pak. Kalau mau ke Inkopol ke arah mana ya?” Halah … ternyata cuma orang yang mau menanyakan arah.

Huh. Kenapa juga aku sudah berpikir yang enggak-enggak ya tadi. Hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Blog Stats

  • 34,601 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: