kuceritakan pada dunia

Aku kangen emak ….

Posted on: 11 Februari, 2009

Aku berhenti melangkah. Perlahan aku membalikkan badan dan melihat sosoknya yang terlihat lelah. Melihatku berbalik, dia mengangkat pandangannya dan mengulang kalimat terakhirnya.

” Iya nih. Gak tahu kenapa, tiba-tiba aku kangen ibuku. ”

” Padahal baru ketemu tadi malam loch … ,” sambungnya sambil menyenderkan badan.

” Ya sudah. Ditelpon aja mas. ” Aku menjawab sambil pamitan keluar dari ruangannya. Dari balik kaca, aku melihat dia sudah tenggelam lagi dalam kesibukan kerja yang akhir-akhir ini memang lebih meningkat dari biasa.

Yang tidak terlihat adalah ~ dalam hati ~ aku sibuk mengingat, kapan aku terakhir kali menyapa emak. Dan tiba-tiba kerinduan menyeruak dan membuatku sejenak merasa sesak.

“Aku kangen emak …. “

2 Tanggapan to "Aku kangen emak …."

wah… saya setahun yang lalu sempat berpisah dengan keluarga saya.. adik saya sama orang lain.. ibu saya karena sakit harus dirawat di rumah saudara di tanggerang.. karena kesibuka kerka pabrik dari pagi sampai jam setengah 10 malam membuat saya nggak bisa menjenguk kesana selama hampir 4 bulan…

himm… semoga tidak ada yang bisa memisahkan adik saya dan ibu saya yang sangat saya cintai…

“Emak-nya emang di mana pak de…?”

Orang tua saya di Tanjung Karang Lampung kang. Salam buat ibu dan adik kang Kontji.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Blog Stats

  • 34,589 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: