kuceritakan pada dunia

Selingkuh pertamaku (1)

Posted on: 3 Agustus, 2009

buru-buru nich ...

maaf, buru-buru …

Akhirnya, aku berselingkuh juga. Dengan tekat bulat dan niat yang mantap, aku memulai perselingkuhan di akhir bulan Juni yang lalu. Kami janjian ketemu pagi buta, jam setengah lima. Ketemu di depan Indomaret di deket gerbang perumahan. Sip!

Tapi karena ini adalah selingkuh pertamaku, malamnya aku malah tidak bisa tidur. Aku masih bisa melihat jam menunjukkan pukul tiga pagi – berarti jam segitu aku belum tidur. Alarm hape yang aku pasang di 04:45, rupanya tidak mampu menyeretku dari lelap.  Begitu dia melengking, kugerayangi sebentar lalu aku matikan. Kulempar agak jauhan dari tempat tidur.

Berisik banget!

Dan aku meneruskan tidur lagi. Aku baru benar-benar terbangun, ketika hapeku menjerit lagi. Kali ini aku harus bangun dulu untuk menjangkau hape yang rupanya terlempar agak jauh. Tapi ini juga yang membuatkku jadi lebih tersadar walaupun masih setengah keliyengan. Ada SMS. Siapa ya?

Kuraih kacamata di dekat tipi. Pesannya singkat. Yaiyalaaaah .. Namanya juga SMS.

“Saya sebentar lagi sudah mau jalan. Ketemu di depan Indomaret ya?”

Gubrakz!! Kesadaranku langsung pulih.  Dengan panik aku bangun dan menyambar handuk. Aku tidak mau selingkuh pertama ini berantakan gara-gara aku telat janjian.Dengan separo terbang aku melesat ke kamar mandi. Gosok gigi dan mandi gak sampe 4 menit.  BAB aku tunda dulu. Moga-moga gak jadi masalah nanti. Hihihihi …

Masih setengah basah, aku langsung berganti baju. Rosa terbangun
mendengar segala kehebohanku.

“Ngapain sih mas, gedubrakan kayak diuber-uber maling?”

“Maling lagi diuber-uber kali. Masa diuber-uber maling.”  Hehehe. Rosa tidak menanggapi candaanku. Mungkin masih ngantuk. Tapi matanya sih kelihatannya bukan ngantuk. Lebih tepat kalau dikatakan bingung.

Tanpa memperdulikan tatapan heran istriku, aku meneruskan persiapan kilatku.  Motor aku keluarkan, langsung dihidupin. Lalu menyambar sepatu.

Rosa masih setengah ngantuk membuka gembok pagar. Tidak sampai 15 menit dari mulai aku mandi, aku sudah siap di atas motor.  Baru ingat, belum doa.  Pagi itu aku berdoa di atas motor.

Setelah berpamitan dan mencium Rosa seperti biasa, aku memulai perjalanan (perselingkuhan pertamaku) pagi itu. Belum sampai 5 meter motor jalan, aku mendengar Rosa berteriak.

“MAS! GAK PAKE HELM??”

… bersambung.

15 Tanggapan to "Selingkuh pertamaku (1)"

ditunggu kelanjunjutannya ya, pak.
jadi penasaran neh…..

HALO ICHA PA KABAR, SALAM KENAL YA

AKU RUDI DI 085781429933 JKT,please

Hehehe …. Ceritanya nunggu selingkuhnya selesai ya … :))

http://www.facebook.com/yustinus.pamuji –> silahkan mampir juga.

bersambung ????………… jeda dulu, selingkuh duu ahhhh, hehehe

bersambung ????………… jeda dulu, selingkuh dulu ahhhh, hehehe

heheheheh wah kudu waspada maksud selingkuh ininapa ya heheh…ayo lanjutkan

kita liat, nanti selingkuhnya sama siapa..😀

itu kelupaan pakai helm apa kontrasepsi hahahaha kita
tunggu cerita lanjutannya

mmh..kapan bersambungnya..

masih terseimpan di draft semua nih. hehehehe ….

kapan diselesaikan mas brooo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Blog Stats

  • 34,589 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: