kuceritakan pada dunia

Archive for the ‘Fiksi’ Category

image

TPU Pondok Rajeg - Cibinong

“Tumben sendirian.”

Aku mendengar suara ibu. Ibu mertuaku.

Aku langsung berdiri. Kuraih dan kucium punggung tangannya. Dingin. Mungkin karena masih pagi. Sekilas aku memandang wajahnya.

“Ibu rapi banget. Wangi lagi. Parfum melati ya bu?” Aku tidak menjawab pertanyaannya. Aku malahan balik bertanya

Tanpa menunggu jawabannya, aku langsung memeluknya. Aura dingin menjamah wajahku. Menjalar ke seluruh bagian tubuhku yang lain. Hmm…  harusnya aku pakai jaket.

“Ibu mau ke mana?” Kutarik ibu duduk di sampingku. Wangi melati makin menguar. Memabukkan. Sekaligus mendamaikan.

“Ibu lagi jalan-jalan aja. Setiap pagi juga ibu jalan-jalan.” Aku melihat ke arahnya. Wajahnya tampak segar. Rambutnya disisir rapi ke belakang. Kebaya yang dipakainya bernuansa kehijauan. Sekilas aku langsung teringat dengan photonya di kamar belakang. Hanya saja aku tidak yakin, apakah bajunya di photo itu berwarna hijau atau bukan.

Wangi melati makin menyengat. Baca entri selengkapnya »

Iklan

RSS Catatan Lain

Arsip

RSS Yuk Nulis

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Kicauan-ku

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

Blog Stats

  • 35,957 hits
Diabetes mellitus

DIABETES MELLITUS

%d blogger menyukai ini: